Rabu, 01 Februari 2023

Cara Membaca Kode Resistor SMD



 Apa itu resistor SMD ?

Apa itu resistor SMD ? 
Jika kamu pernah membongkar barang-barang elektronika seperti misalnya handphone, di dalamnya biasanya terdapat komponen-komponen kecil berbentuk kotak hitam memanjang yang diberi kode angka diatasnya yang tertempel di papan PCB, nah komponen tersebut dinamakan dengan resistor SMD.
SMD adalah singkatan dari surface mount device. SMD merupakan komponen elektronika yang digunakan dengan SMT (Surface Mount Technology). intinya komponen smd ini di solder pada permukaan PCB, tidak seperti komponen elektronika generasi sebelumnya yang memerlukan lubang pada PCB (atau disebut Through Hole Technology). Surface Mount Technology (SMT) ini dikembangkan sebagai hasrat untuk membuat papan PCB yang lebih kecil ,efisien dan murah.
Dikarenakan ukuran dari resistor ini yang sangat kecil, resistor jenis ini tidak menggunakan kode warna seperti pada resistor umumnya, resistor ini dikodekan dengan angka dan huruf, terdapat 3 jenis pengkodean pada resistor smd, yaitu : sistem 3 digit, sistem 4 digit dan sistem Electronic Industries Alliance yang di sebut EIA-96.

Sistem 3 digit dan 4 digit

Pada sistem pengkodean 3 digit, angka pertama dan kedua merupakan nilai resistansi numerik dan angka paling kanan adalah faktor pengalinya (pangkat dari 10 / banyaknya angka nol). Berikut adalah beberapa contoh pembacaan resistor smd sistem 3 digit :
  • 103 = 10 x 10  = 10.000 ohm
  • 391 = 39 x 10 = 390 ohm
  • 151 = 15 x 10 = 15 ohm
  • 473 = 47 x 10 = 47.000 ohm
Pada sistem pengkodean 4 digit, angka pertama, kedua dan ketiga merupakan nilai resistansi numerik dan angka paling kanan adalah faktor pengali (pangkat dari 10 / banyaknya nilai nol). contoh :
  • 8202 = 820 x 10 2 = 82.000 ohm
  • 2572 = 257 x 10 = 25.700 ohm
  • 7992 = 799 x 10 = 79.900 ohm
  • 1733 = 173 x 10 = 173.000 ohm
Pada pengkodean 3 digit dan 4 digit juga biasanya ada resistor yang disisipi huruf "R" , huruf "R" digunakan sebagai tanda koma (posisi titik desimal)  untuk nilai resistansi, contohnya :
  • 0R5 artinya 0,5 ohm
  • 0R01 artinya 0,01 ohm
  • R100 artinya 0,100 ohm

Sistem EIA-96

Sistem pengkodean EIA-96 digunakan untuk resistor dengan nilai resistansi yang sangat presisi dengan toleransi kesalahan 1%. dalam sistem ini terdapat 3 digit angka dan huruf. digit angka yang pertama dan yang kedua adalah kode nilai resistansi dan huruf paling kanan menunjukkan faktor pengali (pangkat dari 10 / banyaknya jumlah nol). Untuk mengetahui nilai dari resistor dengan pengkodean EIA-96, kita perlu melihat tabel berikut :



 Contoh :
  • 01A = 100 x 1 = 100 ohm
  • 38C = 243 x 100 = 24.300 ohm
  • 92Z = 887 x 0,001 = 0,887 ohm

Rabu, 27 Januari 2016

Penyebab dan Cara Mengatasi Error B200/P10 pada Printer Canon IP2770, MP237, MP258, MP287


Sering kita jumpai kerusakan printer canon tipe IP2770, MP237, MP258 atau MP287 yang pada display LCD nya muncul error code B200/P10? Mungkin Anda sudah mencoba menggunakan tutorial Cara Reset Canon IP 2770 namun printer anda masih tetap tidak bisa digunakan?

Penyebab Error B200/P10 Printer Canon
Error B200/P10 merupakan code error yang muncul akibat adanya kerusakan fisik pada mainboard printer. Jika code error lainnya bisa diatasi dengan cara mereset printer canon, berbeda dengan B200/P10 yang penanganannya harus mengganti komponen yang rusak tersebut. Secara umum, komponen rusak yang menyebabkan error B200/P10 pada printer canon anda adalah resistor. Resistor pada mainboard terbakar yang menyebabkan tegangan tidak stabil sehingga printer canon tidak berjalan dengan normal. Resistor yang sering kali terbakar pada beberapa kasus yang pernah saya jumpai adalah resistor dengan kode R301. Karena sifatnya yang mengatur besar kecilnya arus ke komponen lain, ketika resistor R301 ini terbakar dan tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya maka printer akan mengalami error yang ditandai dengan adanya code error B200/P10.
 
Cara Mengatasi Error B200/P10 Printer Canon
  • Seperti yang sudah kami tuliskan di atas bahwa kerusakan yang terjadi pada error B200/P10 merupakan kerusakan hardware maka tindakan yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki printer canon IP2770, MP237, MP258, MP287 dengan error B200/P10 adalah mengganti komponen hardware yang rusak karena terbakar dalam hal ini adalah resistor R301.
  • Karena letak R301 yang berada pada mainboard printer, maka untuk bisa mengganti resistor ini anda diharuskan membongkar printer anda.
  • Screenshot Resistor R301 Pada Motherboard IP2770 dan MP287




  • Lepaskan resistor menggunakan solder dan ganti dengan resistor R301 baru. Dengan mengganti resistor R301 pada printer anda, sekarang seharusnya printer anda sudah terbebas dari error code B200/P10 sehingga bisa anda gunakan kembali.
Selamat mencoba!
Referensi : http://jayjhoeprinter.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-error-b200p10-pada-printer-canon-ip2770-mp237-mp258-mp287/